Presiden RI Joko Widodo menegaskan persaingan global dalam era industri 4.0 menuntut persiapan sumberdaya manusia yang unggul. Sebab itu, ia mengatakan bakal mendirikan sedikitnya 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) bagi komunitas pesantren.

“1.000 BLK untuk komunitas pesantren akan didirikan. Sudah bukan waktunya lagi untuk membahas, tetapi akan kita laksanakan,” tegas Jokowi, Rabu (27/2) saat memberikan sambutan di Munas dan Konbes NU di Pesantren Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat.

Dia menegaskan, revolusi industri keempat bukan lagi bayangan, tetapi sudah datang. Sedang berjalan di tengah-tengah manusia saat ini. Ia menyebut ekspansi robotik, kecerdasan buatan, cryptocurrency, dan perangkat digital lainnya.

Menyiapkan sumberdaya manusia unggul menurutnya merupakan strategi agar bangsa Indonesia siap. Jangan sampai ketinggalan. Meskipun perubahan besar ada di depan mata, tetapi Jokowi mendorong masyarakat agar tidak pesimis.

“Agar bisa bersaing dengan negara-negara lain. Pemberdayaan manusia harus dipercepat,” tegas Jokowi.

Acara pembukaan Munas dan Konbes ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional di antaranya Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, serta kiai dan ulama dari berbagai daerah.

Hadir juga sejumlah menteri kabinet kerja Susi Pudjiastuti, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menkominfo Rudiantara. Juga hadir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa. Ulama internasional, Dr Taufiq Ramadhan Al-Buthi Suriah dan Syekh Musthafa Zahra Mesir.

Sumber: www.nu.or.id